Klasifikasi Ikan Mas Koki

Ikan mas koki (Carrassius auratus) adalah salah satu ikan hias air tawar yang termasuk ke dalam jenis ikan karper. Ikan mas koki dibawa dari China, akan tetapi jenis ikan ini sudah menyebar di berbagai negara termasuk Indonesia.

"ikan mas koki"
Ikan mas koki
Pada awal mulanya bentuk tubuh ikan mas koki sama dengan ikan mas biasa (Cyprinus carpio), bedanya hanya pada sepasang sungut yang tidak ada pada ikan mas biasa pada mulutnya. Akhirnya ikan mas koki mengalami mutasi  setelah melewati proses persilangan gen diawali dari warna tubuh, sirip dan ekor.


Ikan mas koki tidak sulit dalam pembudidayaannya, budidaya ikan mas koki juga sangat menguntungkan. Tidak membutuhkan lahan yang cukup luas dan siklus reproduksinya relatif singkat dengan nilai jual yang sangat tinggi.

Ikan mas koki digemari masyarakat banyak lantaran memiliki keindahan warnanya, gerak-gerik, dan bentuk tubuhnya yang sangat unik. Dengan harga yang relatif terjangkau, ikan mas koki mempunyai permintaan pasar yang stabil.


Biologi ikan mas koki

Menurut Lingga dan Susanto dalam Chui et al. (2009), taksonomi ikan mas koki antara lain:

Klasifikasi ikan mas koki
Filum Chordata
Kelas Pisces
Sub kelas Teleostei
Ordo Ostariphisysoidei
Sub ordo Cyprinoidea
Famili Cyprinidae
Genus Carassius
Spesies Carassius auratus

Menurut Iskandar (2004), ikan mas koki mempunsyai tubuh yang unik dan sisik yang menarik. Ikan mas koki tergolong ke dalam jenis ikan yang mudah beradaptasi dengan lingkungan baru. Bentuk tubuh ikan mas koki agak memanjang dan pipih tegak (compressed) dan mulutnya terletak pada ujung tengah (terminal) dan dapat disembulkan (protaktil).

Bagian ujung mulut memiliki dua pasang sungut. Di ujung dalam mulut terdapat gigi kerongkongan yang tersusun dari tiga baris. Gigi geraham secara umum, hampir seluruh tubuh ikan mas koki ditutupi oleh sisik yang berukuran relatif kecil.

Sirip punggung (dorsal) memanjang dan bagian belakangnya berjari tulang keras. Sementara itu, sirip ketiga dan keempatnya bergerigi. Letak sirip punggung berseberangan dengan permukaan sirip perut (ventral).

Sirip dubur (anal) mempunyai ciri seperti sirip punggung, yakni berjari tulang keras dan bergerigi dan seluruh bagian siripnya berbentuk rumbai-rumbai atau panjang. Garis rusuk atau gurat sisi (linnea lateralis) pada ikan mas koki tergolong lengkap, berada dipertengahan tubuh dengan posisi melentang dari tutup insang sampai ke ujung belakang pangkal ekor.

Menurut Ardi et al. (2008), adapun ciri-ciri induk jantan ikan mas koki adalah pada sirip dada terdapat bintik-bintik bulat menonjol dan jika diraba terasa kasar. Warna tubuhnya cemerlang dibandingkan dengan induk betina, ukuran tubuhnya lebih ramping, gerakannya lebih lincah, dan induk jantan yang telah matang gonad bila diurut pada bagian perut sampai pada lubang urogenital akan mengeluarkan cairan berwarna putih yang disebut dengan sperma.

Sedangkan pada induk betina, sirip dada terdapat bintik-bintik dan terasa halus jika diraba. Warna tubuh agak pucat tidak secerah induk jantan, gerakannya relatif lebih lambat, ukuran tubuhnya lebih besar dari induk jantan. Induk betina yang sudah matang gonad bila diurut dibagian perut sampai lubang urogenital akan mengeluarkan cairan berwarna kuning yang disebut dengan sel telur.

Habitat dan Penyebaran ikan mas koki

Menurut Chui et al. (2009), ikan mas koki membutuhkan tempat hidup yang luas, baik dalam akuarium dengan sistem aerasi yang kuat dan air yang bersih. Untuk menjaga kualitas airnya dianjurkan untuk mengganti minimal 25% air akuarium tiap minggunya.

Untuk bagian substrat dasar akuarium dapat diberi pasir atau kerikil, ini dapat membantu ikan mas koki dalam mencari makan karena ikan mas koki akan dapat menyaringnya pada saat memakan plankton.

Ikan mas koki yang pelihara di kolam atau di akuarium dapat di pijahkan sepanjang tahun. Tetapi ikan mas koki di alam biasanya memijah setelah musim hujan karena banyak dataran yang terendam air dan telah kering beberapa bulan, karena tempat tersebut mengeluarkan bau ampo atau bau has dari dalam tanah sehingga merangsang induk ikan memijah di tempat itu.

Ikan mas koki sudah dipelihara sejak tahun 475 sebelum masehi di Cina. Di Indonesia, ikan mas koki mulai dipelihara sekitar tahun 1920. Ikan mas koki yang terdapat di Indonesia merupakan ikan yang dibawa dari Cina. Penyebarannya merata di daratan Asia, Eropa, Amerika Utara dan Australia. Sedangkan pembudidayaan ikan mas koki di Indonesia banyak ditemui di Jawa dan Sumatra.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel